Review Love You in Silence

Love You in Silence

Penulis: Neng Uttie

Penerbit: Matcha Media (@matchamedia)

ISBN: 978-602-52365-4-9

Halaman: 470 hal


Blurb:

Ini adalah kisah tentang tiga manusia yang terjebak pada satu cinta.

Azha, pria yang rela mencintai dalam diam. cinta baginya adalah ujian kesabaran dan bagaiamana cara dia bertahan serta berjuang untuk mendapatkan hadiah terbesar dalam hidupnya.

AJ, adalah pria yang mencintai dalam gelap. mencoba menerima takdir saar cinta meninggalkannya, merampas habis kebahagiaannya, membuat dia belajar untuk melepaskan, demi cinta dalam hidupnya.

Grace, wanita yang berdiri diantara dua cinta. manakah yang harus dia pilih antara pria yang mencintainya atau pria yang ia cintai.


Kesan Pertamaku melihat novel ‘Love You in Silence’

Sejujurnya, aku sama sekali ga pernah baca cerita ini di Wattpad. Berhubung yang aku baca di Wattpad itu cuma karya dari penulis-penulis tertentu. Penulis Indo yang aku tau cuma sedikit, dan mereka semua adalah favouriteku.

Berhubung aku ini tipe orang yang mood-moodan, aku suka males kalau harus cari-cari lagi kira-kira cerita mana yang bagus buat dibaca. Dan disamping itu semua, aku juga lagi sibuk-sibuknya kuliah. Berangkat pagi, pulang malem. Kalo libur? Molor seharian dari malem sampe siang atau sore, atau bahkan sampe malem lagi. Secapek itu aku.

That’s why aku jadi jarang banget baca buku sekarang, apalagi review. Kecuali kalau ada libur yang agak panjang, aku pasti baca novel hehe walaupun gak sempat untuk mereview apapun.

Ok, back to the topic. Jadi kali ini aku akan mereview sebuah novel tembusan Wattpad juga, yang berjudul ‘Love You in Silence‘. Nah, novel ini tuh ditulis oleh Neng Uttie dan diterbitkan oleh penerbit Matcha Media. Bisa di bilang, ini buku kedua terbitan Matcha Media yang aku review, and I’m proud of it.

Pertama kali aku liat covernya di medsos, aku memang ga begitu tertarik. I don’t even see the blurb. Why? Soalnya aku tuh sukanya buku yang covernya tuh berwarna gitu deh wkwkwk, sedangkan cover buku ‘Love You in Silence’ ini kan cenderung simple and dark gitu.

Dan entah kenapa, aku dapat rejeki. Aku dipercaya untuk mereview buku ini!! Yeeeyyyy!!! #tepuktangan

Sejujurnya, aku bahkan ga mengharapkan apapun waktu bukunya dateng. Tapi begitu aku buka bungkusannya, OMG aku suka covernya yang simple itu! Simple but yet elegant. Menurutku sih cucok meong alis cocok banget sama judulnya. Kan ga mungkin juga ya covernya rame, padahal judulnya ‘Love You in Silence‘ ehehehe.

Ok now, let’s talk about the book.

I love you neither with my heart, not with my mind

Just in case, heart might stop and mind can forget

I love you with my soul, because soul never stops or forgets.

-Rumi


Mengenal lebih jauh Love You in Silence

Aha! Ini dia part yang aku tunggu-tunggu. Aku mau memperkenalkan para tokoh yang ada di ‘Love You in Silence’ ini. Aku bakalan mulai dari karakter yang paling aku suka.

“Aku nggak bisa, Shane. Aku takut. Terlalu takut untuk mencoba lagi, takut menerima penolakan lagi. Dan terutama, ayah kamu nggak mengizinkan. I do love Grace. Even though I’ve tried to find someone else, she’s always in my mind. I can’t love anyone but her. Tapi kalau tidak ada yang memberi restu, aku bisa apa? Grace jelas akan menolak. Aku pun tidak berani untuk bertindak tanpa restu lagi. Aku menghormati ayah, sama seperti orangtuaku sendiri. Lagipula, dia juga yang membantu aku lahir ke dunia. Tapa restunya, tak ada yang bisa kulakukan, Shan, walaupun aku akan selalu mencintai Grace… sampai aku mati” -AJ

AJ: Nama aslinya Adrian. Dia itu hacker white hat gitu, tajir, ganteng, pinter, idaman wanita lah ya. He’s been falling in love with Grace sejak mereka kecil, but they’re cousins with a close blood related. Actually, they love each other. Tapi sayang, takdir bener-bener jahat banget sama AJ. Dia kehilangan segala yang ia sayangi. Mulai dari kekasih, istri, anak, all of them. Kalau boleh aku bilang siapa yang sebenarnya paling menderita di novel ini, i would say that’s AJ (and Ally actually). He lost everything he had, everything he loves. And the worst part is, no one cares. 

Di saat AJ berjuang dengan hatinya yang patah, semua orang mendukung Grace and Azha. Even though aku tau kenapa, aku ngerasa kalau AJ lah orang yang paling tersakiti di sini. Aku gak bilang kalau Grace and Azha gak sakit, no. I know mereka semua ngerasain perasaan sakit yang sama, but AJ, he has no one to hold while Azha and Grace have each other, plus their family. 

Menyakitkan rasanya saat mengetahui dengan jelas kalau yang kamu cintai bukan aku. 

Azha: Dia dokter speasialis jantung. Udah jatuh cinta sama Grace sejak mereka sekolah. Mereka awalnya bersahabat, sebelum akhirnya suatu masalah membuat Azha menawarkan diri untuk menjadi suami Grace, and Grace gak punya pilihan lain selain menolak. Walaupun mereka menikah, Grace doesn’t seem to love him back but time flies. Setelah bertahun-tahun perasaan manusia tentu bisa berubah. Dan itu terjadi pada Grace. She loves him back. Azha is a good man, really good man, dan aku ga heran kalau Grace akhirnya bisa balik mencintai Azha. He deserve it too.

“I need you because you make me loaugh more than anyone else, and I’m the best me when I’m with you. And because when you’re gone, nothing feels right until you return.” -Grace

Grace: She’s a great woman. Baik, cantik, dokter pula. Dia dicintai sama semua orang dan menjadi bahan rebutan Azha dan AJ. Satu-satunya hal yang aku gak suka dari dia adalah dia gak bisa mengambil keputusan yang berujung menyakiti hati semua orang. What i learned from Grace adalah kita gak bisa main asal ambil keputusan, terutama di saat keputusan itu bisa membawa perubahan besar ke orang lain. Kita gak akan bisa solve problem milik bersama sendirian. Don’t take the blame, atau kita cuma akan menyakiti lebih banyak orang.

“Lo kan ngakunya sahabat gue. Sahabat tuh rela dinistakan seperti ini!” -Shane

Shane: Adik Grace, suka sama Azha. Tomboy dan periang, bersahabat sama Cakra. Awalnya aku ngira Shane itu cowok, tapi ternyata dia cewek kwkwkwk. Karakternya lucu, menurutku dia sih sama Cakra yang bikin humornya dapet banget ehehe. Soalnya pecicilan banget!

“I know you are genius, AJ, but sometimes you act like an idiot!” -Ally

Ally: Sahabat AJ waktu di LA. Keturunan Arab gitu, gak bisa bahasa Indonesia. Dia suka AJ dari lama, tapi gak pernah bilang. Di saat akhirnya mereka dapat kesempatan buat bersama, takdir lagi-lagi mempermainkan mereka. She lost her daughter, then she left AJ because she knew that AJ’s heart isn’t for her. Tapi mereka tetap berteman setelahnya. She’s a good woman with a bigh heart.


Love You in Silence

What I love the most about this book is that there’s a lot (like really lot) of quotes (litterally a good one).

Aku suka covernya yang ternyata oke banget kalau dilihat langsung, aku suka bukunya yang tebel itu, aku suka materi yang di angkat di novel ini, aku suka semuanya! Alurnya juga oke sih menurutku, sedikit membingungkan waktu flashback karena kurang transisi aja.

Tapi ceritanya udah oke banget, bikin aku terhanyut. Karena seriuosly, aku sampai nangis loh. Aku gatau gimana orang lain, but, aku punya kebiasaan. Setiap membaca, aku selalu memposisikan diriku sebagai tokoh yang aku baca itu. That’s why aku selalu emotional kalau baca novel.

I laugh and I cried. I can feel what those characters feel. Minusnya, feelnya itu bisa mempengaruhi aku di dunia nyata. Kayak aku jadi agak sensi soalnya aku lagi sedih, karakter yang aku baca lagi sedih. Semacam itu lah. I don’t know if it’s good or bad, tapi thanks to it, aku jadi lebih bisa menempatkan diriku. Aku bisa praktekkin di dunia nyata, like “kalo aku jadi dia aku juga pasti blabla”. Itu sangat membantu aku supaya aku ga semena-mena sama orang lain, karena aku belajar untuk melihat berbagai masalah dari berbagai sudut pandang.

Novel ini salah satunya.

Aku sampai gatau siapa yang harus disalahkan waktu aku baca novel ini. Everyone has their own part to be blamed. Azha, AJ, Grace, even Ally, they’re just doing everything they can to make everythings right. 

Azha, dia cuma mau dia dicintai oleh orang yang ia cintai walaupun akhirnya harus mengorbankan perasaan orang lain. Grace, dia hanya ingin orang yang ia cintai bahagia walaupun akhirnya ia malah melukai perasaan semua orang. AJ, dia cuma mau melihat orang yang ia cintai bahagia walaupun akhirnya ia harus menanggung rasa sakitnya melihat orang yang ia cintai bersama dengan orang lain and no ones care.

There’s a lot of good things. Mungkin minusnya, terlalu banyak tokoh, sampai kadang aku lupa siapa yang siapa. I mean, yang mana yang sepupu, yang mana yang kakak, yang mana yang adik, yang mana yang orang tua. Mungkin karena aku dasarnya emang pelupa, jadi agak susah juga kalau tokohnya langsung banyak begini, agak ribet sih.

But overall, aku suka novelnya. Aku suka materinya. Aku suka semuanya. Untuk kalian yang mungkin sedang patah hati, sedang terjebak cinta segitiga, aku rekomendasiin kalin novel ini. Novel ini bisa bantu kalian untuk melihat masalah kalian dari 3 sudut pandang yang berbeda, dan aku harap kalian bisa menyelesaikan masalah kalian masing-masing tanpa harus menyakiti perasaan banyak orang.

Dan aku mau ucapin banyak-banyak terimakasih buat Baby yang udah kasih aku kepercayaan untuk mereview novel ini. You’re a good writer. You can do so much with your work. Maybe this sounds cheesy or something, but.. There’s a lot of people like me, who read novels because they want escape from reality. And this kind of novels, can do something you’ll never understand for them.

Keep writing and keep inspiring!

And congrats, you’ve become one of my favourite writers! I’ll wait for your next book!! P.s. don’t be too long please hehehehe.

The hardest part of losing someone isn’t having to say goodbye, but rather learning to live without them. Always trying to fill the void, the emptiness taht’s lost inside your heart when they go

-anonymous

I choose to love in silence, for in silence I find no rejection

I choose to love you in loneliness, for in loneliness no one owns you, but me

I choose to adore you from distance, for distance will shield me from pain

I choose to kiss you in the wind, for wind is gentler than my lips

I choose to hold you in my dreams, for in my dreams, you have no end

-Rumi-

Advertisements

Review Under The Same Roof

Screenshot_2018-05-14-16-59-48-70

Judul: Under The Same Roof

Penulis: Montmello (@mommymont)

Penerbit: Matcha Media (@matchamedia)

ISBN: 978-602-5796-26-5


SAY HELLO TO MAGHIA AND BARRY

Holaa. Bertemu lagi dengan dirikuuhh. Pada kangen gak nih? Nggak ya? Kok sedih wkwkwk.

Nah nah, aku mau tanya dulu nih, ada yang tau buku ini? Under The Same Roof karya Montmello. Buat kalian para pejuang Wattpad, harusnya kalian tau sih, karena buku ini diadaptasi dari wattpad ehehehe.

Jadi, aku dipercaya untuk menjadi host buku kece ini niiih. Terimakasih banget buat umi (panggilan kak Montmello), yang udah memberikan aku kepercayaan untuk mengulas buku ini, aku terhura loh wkwk.

Oke deh, langsung aja kita balik ke buku ini yaa. Kira-kira apa sih yang terlintas di benak kalian ketika kalian pertama kali lihat judulnya? Bisa di tebak yaaa, dari judul dan cover udah menjelaskan inti cerita sih.

Jadi itu, tokoh utamanya tinggal serumah gitu. Bukan kumpul kebo loh yaa wkwkwk. Kok bisa mereka tinggal serumah? Nah! Jadi karena sesuatu, akhirnya mereka harus rela tinggal serumah deh. Dan perjalanan mereka akhirnya di mulai.


Blurb:

Di usia ke 24 tahun, wanita biasanya sibuk dengan cinta, pekerjaa, dan gaul. Buat Maghia Fumala yang cuek, main instagram itu yang lebih penting.

Pola hidupnya berubah setelah dia harus tinggal serumah dengan lelaki bermulut racun, Barry Wirawan, pemilik hotel tempatnya bekerja. Lalu, ia jatuh cinta.

Setelah tunangannya menikah, hidup Barry yang kacau, semakin kacau semenak Maghia muncul menggerecokinya. Aneh, walau otaknya sudah memberi peringatan agar menjauh, hatinya justru tertarik.

Mungkinkah ini cinta? Mustahil!

Gengsinya yang tinggi melarang untuk mengakuinya. Karena dia takut, suatu hari nanti Maghia membawa pergi separuh hatinya.


MENELUSURI LEBIH JAUH NOVEL UNDER THE SAME ROOF

Wiiih, gimana nih blurbnya? Lumayan menarik kan ya?

Pertama kali aku baca blurbnya di akun PBT, aku langsung bernafsu banget pengen baca buku ini wkwkwk. Jadilah aku mendaftar untuk bisa menjadi host, dan Puji Tuhan terpilih ehehehe #malahcurcol.

Kesanku waktu baca buku ini? Gokil parah! Lucu banget!!! Serius deh gak boong.

Jadi buku ini tuh gaya tulisnya ga formal gitu deh. Gak terlalu baku, jadi dia lebih santai gitu. Bahasanya kekinian tsekaleehh bosquee wkwkwk. Aku sampai lupa nandain mana-mana aja yang mau aku kutip loh, karena terlalu sibuk ketawa, astaga.

Biasanya tuh ya, namanya book reviewer (aku sih, gatau yang lain mah) pasti selalu ada yang di tandain buat bahan review, entah kutipan-kutipan gitu atau kesalahan-kesalahan yang ada di buku semacam typo atau apa, atau mungkin alurnya kecepetan dan sebagainya, pokoknya pasti ada yang di tandain.

Tapi suer, kali ini aku ga ada nandain apapun karena terlalu asik bacanya ehehehe. Jadi waktu review ini, mau gamau aku harus sedikit baca ulang, karena lupa nandain kan, jadi harus baca lagi deh kwkwk.

Tapi serius deh, walaupun begitu, ini buku gak ngebosenin. Jadi aku sih seneng-seneng aja gitu deh baca ulang ehehehe.

Nah, buku ini sendiri menceritakan tentang Maghia, dia itu cewek yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa aja. Dia meratau ke ibu kota, maksudnya ya biar bisa dapat kerja yang bagus, eh tapi malah dapet sial.

Dia malah ditipu sama orang! Dia ngebayar sewa rumah (kontrak) untuk jangka waktu 2 tahun, eh tiba-tiba pemilik rumah yang aslinya dating. Jadi deh… bencana wkwkwk. Karena Maghia gamau ngalah, yang punya rumah, alias Barry, juga gak mau ngalah. Akhirnya mereka malah tinggal berdua di rumah itu.

Eh dan gak di sangka-sangka, ternyata Barry itu pimpinan di hotel tempat Maghia kerja! Kurang sial apalagi coba deh si Maghia? Duh duh wkwkwk.

Barry sendiri malah kayaknya oke-oke aja deh ada Maghia disana, karena walaupun mulutnya tajem banget, toh dia gak bener-bener ngusir Maghia dari rumahnya. Coba deh, kalo emang Barry sendiri dari awal ga suka sama Maghia, emang dia bakalan peduli gitu Maghia mau gelandangan di jalan atau gimana? Ya gak?! Ehehehehe.


MENGENAL LEBIH JAUH PEMERAN UNDER THE SAME ROOF

“Maghia, Maghia. Waktu pembagian otak, kamu lagi di WC, ya? Pantes bodoh begini.” –page 196–

Maghia

Cewek polos, ndeso, gak cantik-cantik amat, bego lagi. Dia itu rantauan dari desa (kalau gak salah sih Padang), terpaksa tinggal sama Barry karena ditipu sama orang yang mengaku-ngaku sebagai teman papanya. Awalnya pengangguran, terus dia ngelamar kerja di perusahaannya Barry. Awalnya sih ditolak sama Barry. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya Maghia diterima.

Sifatnya yang polos itu bikin Maghia cenderung jadi bego. Masa iya dia percaya sama kunti boong-boongan? Malah dia ga sadar kalau kuntinya itu sebenernya orang, dia pikir kunti beneran! Edan! Terus dia itu blak-blakkan gitu deh kalo ngomong. Udah gitu, dia apa adanya banget, gak mikir gitu buat jaim atau apa. Lucu sih jadinya ehehehe.

“Saya Kunti. Saya bisa bantu mengatasi masalah kamu dengan membayar sejumlah mahar, tentunya.” –page192–

Barry

Cowok ganteng, kaya, arrogant. Mulutnya nyablak banget, pedes, udah kayak cabe sekilo. Kalo ngomong mulutnya ga disaring. Apalagi kalau udah sama Maghia, beuh, itu mulut remnya langsung blong mendadak deh!

Masa kecilnya kurang bahagia, jadi dia sikapnya ga terlalu bagus. Egois banget, sombong, egois, egois egois. Aku udah bilang egois belum? Udah kan. Iya serius tauuu, dia egois banget! Ada yang suka cowok egois disini? NEHII!! Aku sendiri juga kaga suka, muke gile, memangnya siapa yang mau dapet cowok model begitu.

Kalau kalian cewek, coba deh bayangin. Tiap hari ketemu sama cowok yang sama, di rumah dan di tempat kerja, udah gitu mulutnya nyablak mulu. Suka begitu? Kalau aku sih, gatau lagi ya, mungkin udah ngamuk-ngamuk gak karuan deh. Tuh cowok mungkin kepalanya udah lepas ku jadiin bola sepak wkwkwk.

Tapi Maghia sabar banget hadapinnya, malah sampai bisa mengerti Barry banget. TOP deh.

“Aku nggak tahan. Ayo pulang! Kita bisa melakukannya di kamarku atau di kamarmu!” –page239 –

Tsania

Cantik, kaya raya, sombong, licik. DIa bersedia ngelakuin apa aja biar citra dia di mata orang itu kelihatan bagus, walaupun akhirnya dia harus ngorbanin orang lain. Bahasa gaulnya, dia itu kebnayakan pencitraan!

Maklum sih ya, secara dia itu artis. Seorang Public Figure kalau citranya jelek, ya mana ada yang mau ngontrak dia. Bener kan? Tapi ya, agak berlebihan juga sih cara dia pencitraan. Terus dia gak peduli gitu sama orang, jadi emang egois banget dari sananya. Kalian pasti ngerti deh kalau udah baca.

Merry

Gimana ya, agak susah juga sih nentuin karakter dia. Di bilang baik ya baik, kejam ya kejam juga. Jadi bingung wkwkwkwk. Mungkin lebih cocok di bilang, dia bisa begitu karena pernah terluka. Dan luka yang dia alami itu, masih berbekas di hatinya sampai sekarang.

Butuh perhatian dan kasih sayang sih ehehehe. Kurang belaian wkwk.


BABAK AKHIR

Penilaianku buat novel ini? Menurutku novel ini udah bagus. Dia genrenya romance, udah jelas ya ehehe. Dan dia itu banyak banget humornya, jadi lebih tepat genre romance-humor mungkin ya.

Untuk alur menurutku udah oke, ceritanya juga udah bagus. Gaya penulisannya santai, kekinian banget gitu lah, jadi gak baku. That’s why kali ini aku ngereview juga pake bahasa yang santai, dan gak formal gitu, biar sesuai sama nuansa novelnya ehehe. Kan ga enak kalau novelnya bahasa gaul, eh reveiewnya formal banget wkwkwk. Aku cuma menyesuaikan kok ehehehe.

Pokoknya, aku suka banget deh sama novel ini. Awalnya aku pikir ini novel bakalan berat banget, soalnya tebel kan novelnya, tapi gataunya novelnya ringan kok. Maksudku yang ringan itu masalahnya ya, bukan fisik bukunya. Kalau bukunya mah berat, orang tebel wkkwwk.

Oh, dan dari segi cover aku suka banget. Ga terlalu ramai, tapi juga gak sepi, pas gitu deh komposisinya. Lucu banget covernya, apalagi warnanya soft pink gitu sama grey, keren banget deh. Lalu bahannya itu ya kayak novel biasa sih, tapi gak glossy.

Ini juga kan novel perdananya Matcha Media, jadi aku masih oke aja. Kalau aku boleh komentar, logo Matcha Media yang di cover depan terlalu ke kanan, jadi terlalu mepet gitu. Lalu untuk barcode yang di cover belakang, itu juga terlalu gepeng ehehe. Sama blurbnya mungkin harus di kasih sedikit pemisah, karena kalau aku baca, itu pandangan dari sudut pandang Maghia sama Barry. Itu aja sih, sisanya aku udah suka banget. TOP DEH!!!

Untuk Umi, sekali lagi makasih karena udah mempercayakan aku buat mereview buku ini. Aku terhura banget, jangan kapok-kapok memakai jasaku sebagai host ya wkwkwk. Di tunggu karyanya yang selanjutnya, aku padamu!

Lalu untuk Matcha Media, kutunggu novel-novel lain terbitan kalian. Lope-lope untuk kalian uuunchh!

Bubay all, sampai ketemu lagi dengan dirikuh di review yang selanjutnya!

Review His Obsession

PSX_20180511_180541

Judul: His Obsession

Penulia: Zeeyazee (@zeeyazee)

Penerbit: Hikaru Publishing (@hikarupublishing)

ISBN: 978-602-51401-8-1

Kategori: Romance Dewasa

Halaman: 384


SAY HELLO TO BACHELOR CLUB

“You’re allowed to cry, even scream out loud. Trust me, I know how it feels. Sometimes, a good cry is just what you need to release all the hurt you have built up inside.” -page249

Hai hai, ketemu lagi dengan afiraa niih. Kali ini, aku akan mereview buku dari salah satu penulis wattpad favouriteku loh.

His Obsession”. Keren gitu ya judulnya, dan gak cuma judulnya aja loh yang keren, ceritanya juga keren! Buat kalian para pecinta Wattpad, kalian pastinya tau dong kisah Bachelor Club Series. Naahh, ini adalah buku pertama dari seri tersebut. FYI, seri ini ditulis sama orang yang berbeda-beda loh.

Kembali ke His Obsession, pemeran di buku ini adalah Aram Alford. Aram sendiri memiliki 3 teman lainnya yang juga termasuk di dalam Bachelor Club yaitu Gabe Montano, Maximilliam Russel, dan Ewan Marshall Wellington (he’s mine btw kwkwwk). Tapi sayang beribu sayang, kisah tentang Gabe harus kandas di tengah jalan karena beberapa pertimbangan dari penulisnya, sehingga menyisakan Maximilliam Russel dan Ewan Marshall Wellington saja.

Maximilliam atau yang lebih sering di panggil Max, memiliki kisahnya sendiri yang berjudul “His Conquest”. Namun saat ini sedang dalam tahap publikasi ulang karena sedang dirombak alur ceritanya. Kalian bisa menemukan kisah Max ini di lapak wattpad sang author yaitu AnaveTJ (@anavetj).

Lalu ada Ewan, si periah suasana di antara mereka ber3. Ewan atau yang lebih sering dipanggil Marshall (yang udah baca pasti tau kenapa di panggil Marshall) juga tentunya memiliki kisahnya sendiri, yaitu “His Temptress”. Untuk His Temptress, masih dalam tahap On Going, jadi untuk yang belum baca, silahkan langsung mangkir ke lapak penulisnya, yaitu Margaret Nathalia (@margarethnathaliaf).

Sebelum aku mulai, kita intip dulu yuk blurbnya. Ini dia!


Blurb:

“You dumped my heart like it’s just nothing. You broke it into pieces and forced me to put it back piece by piece.”

Nathalie Celeste hanyalah seorang wanita dengan keseharian yang biasa-biasa saja, sebelum ia ditugaskan menjadi perawat di rumah salah satu pengusaha muda bernama Aram Alford. Tentu saja Nathalie tahu siapa Aram-tampan, kaya raya, dan membuat para wanita siap menjatuhkan diri mereka ke dalam pelukannya.

Tapi Nathalie berbeda. Ia memilih untuk berada di lubang yang sama dengan para wanita itu. Tanggung jawab terhadap pekerjaan, menjadikan Nathalie lebih berhati-hati bersikap saat menghadapi sosok Aram yang dingin.

Siapa sangka, sikap Nathalie justru menjadi daya tarik bagi Aram. Wanita itu seolah menjadi santapan lezat yang tersedia di saat Aram merasa lapar. Tidak terbiasa menjadi seorang pengejar, membuat Aram melakukan berbagai cara untuk menarik Nathalie ke dalam pelukannya. Hingga Nathalie pun terhisap oleh pesona Aram.

Mungkinkah pada akhirnya Nathalie menyadari bahwa ia telah masuk ke dalam lubang yang ia hindari?


HIS OBSESSIION

Nah, itu dia blurbnya. Menurut kalian gimana? Sebenarnya sih, blurbnya udah menggabarkan garis besar cerita dari novel ini.

Jadi, Aram Alford, seorang pengusaha tampan dan pastinya kaya raya, tiba-tiba saja memulai permainannya dengan Nathalie Celeste, seorang perempuan berdarah Perancis yang memiliki karier sebagai seorang perawat.

Aram beranggapan Nathalie berbeda dengan wanita lainnya, karena Nathalie tidak berusaha menggoda atau melemparkan diri kepada Aram saat pertama kali mereka bertemu. Karena hal itulah, Aram terdorong untuk mendekati Nathalie dan malah berakibat dengan munculnya rasa tertarik yang selama ini dihindari oleh keduanya.

Hubungan mereka bisa di bilang sangat menarik, karena baik Aram maupun Nathalie sama-sama mencoba untuk mengabaikan perasaan mereka sendiri. Mereka tidak mau mengakui kalau ada benih-benih ketertarikan yang mulai muncul di antara mereka.

Lalu disaat keduanya sudah mulai membuka diri, sosok perempuan dari masa lalu Aram datang dan menghancurkan segalanya. Aram sendiri malah membuat sebuah keputusan bodoh yang membuatnya kehilangan segalanya.

Segalanya means everything. Everything he had, everything he has done. Everything. Gone.


MENGENAL LEBIH JAUH PEMERAN HIS OBSESSION

“I like to see you moaning, admiring how you gasping, withing, screaming in pleasure because of me, Nathalie, and I do really know how to dealing with your body down there. Tell me that I’m right.”

Aram Alford

Pengusaha tampan, kaya raya, dan memiliki segalanya. Uang sama sekali bukan masalah untuknya. Bisnisnya berjalan dengan teramat lancar membuatnya selalu dilirik oleh para kaum hawa. Bahkan mereka cenderung berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian Aram, dan tidak segan-segan untuk melemparkan diri mereka ke pangkuan Aram.

Bisnis lancar, paras tampan, di tambah dengan sahabat yang selalu setia berada di sisinya dan mensupport segala usahanya, membuat kadar kesempurnaan Aram mencapai angka 100. Namun siapa sangka, di balik sifatnya yang kuat, terdapat sebuah hati yang remuk di dalamnya.

Pertemuannya dengan Nathalie Celeste meninggalkan jejak yang berbeda di hatinya, membuat ia memutuskan untuk membuat sebuah permainan yang berbahaya bagi dirinya sendiri. Namun disaat ia akhirnya menyadari resiko permainannya, segalanya sudah terlambat. Ia sudah jatuh terlalu jauh, terlalu dalam. There’s no way back. He’s Trapped.

It was hard to lose you, but it was harder when I lost myself because of you.”

Nathalie Celeste

Paras cantik, tinggi, dan menawan tidak membuatnya lantas meninggikan dirinya dan memilih karier yang memamerkan keindahan tubuh dan wajahnya. Wanita berkebangsaan Perancis ini memilih perawat sebagai kariernya. Kecintaannya terhadap dunia keperawatan membuatnya bertemu dengan sosok Aram Alford, pria arrogant yang selalu berusaha untuk mengintimidasi dirinya di setiap kesempatan.

Ia selalu berusaha untuk menguatkan hatinya agar tidak sampai jatuh kedalam permainan yang dibuat oleh Aram. Ia beranggapan bahwa orang-orang kaya seperti Aram dan teman-temannya hanya menjadikan kaum hawa sepertinya itu mainan di kala bosan, dan Nathalie tidak siap untuk sakit hati.

“Aram Alford, aku melepaskanmu.”

Helen Alford

Kakak dari Aram Alford ini adalah alasan kenapa Nathalie bisa sampai bertemu dengan Aram. Helen dari kecil memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga seringkali membuatnya tepar dan membutuhkan perawatan intensif. Karena hal itulah, Aram menyewakan seorang perawat pribadi untuk Helen.

Awalnya perawat pribadi Helen bukanlah Nathalie, namun karena satu dua hal, perawatnya yang lama terpaksa di gantikan oleh Nathalie.

Helen juga menjalin hubungan pertemanan dengan Nathalie karena mereka berdua merasa cocok satu sama lain, juga Helen berharap kalau Nathalie bisa berjodoh dengan Aram. FYI, Ewan sering memanggil Helen dengan sebutan perawan tua, sehingga membuat Helen seringkali sebal.

“Let me help you to forget that bastard with my touch, Nathalie.”

Ewan Marshall Wellington

Salah satu sahabat Aram, yang juga termasuk sebagai anggota Bachelor Club. Tentunya tampan dan juga kaya raya. Memiliki hobi aneh, yaitu melakukan hal-hal esktrem sambil mengajak sahabat-sahabatnya, yang tak lain adalah Aram dan Max.

Ewan bisa dibilang sebagai sosok yang paling care dengan sahabat-sahabatnya. Tentu saja mereka care satu sama lain, namun karena mereka laki-laki, mereka tidak menunjukkan perasaan mereka terhadap satu sama lain secara gamblang. Tapi Ewan, dia tidak segan-segan menunjukkan perasaan sayangnya kepada para sahabatnya itu. Oh, dan dia juga bersahabat dengan Nathalie loh.

“Be mine, Nathalie, and I’ll make you feel that heaven feeling, evebthough you’re not dead yet.”

Maximiliam Russel

Anggota Bachelor Club, tentunya. Sama tampan dan kayanya dengan Aram maupun Ewan. Sikapnya cenderung dingin dan pendiam, tapi dia menyayangi semua sahabatnya. Pikirannya paling dewasa di antara Aram dan Ewan, juga paling kalem.

Max gak muncul terlalu banyak di novel ini, jadi aku juga gak bisa mengulas banyak-banyak eheheh. Nanti kalau kisah Max udah selesai dan di bukukan, baru deh aku review panjang lebar. Okok?


FINAL ROUND

Secara keseluruhan, aku suka sama buku ini. Aku udah ngikutin buku ini dari jaman masih nongkrong di wattpad loh wkwkwk. Dan kebetulan banget, kak zee itu salah satu penulis favouritke. Jadi aku udah punya buku-bukunya (ada satu yang e book, yang Mr. Trouble. Rasanya kurang afdol kalau belum punya fisiknya, tapi apa daya kalau lagi BBB wkwkwk).

Dari segi cover, udah kece banget. Rada seksoy begitu unchh, tapi ya wajar aja karena sesuai sama genrenya kan. Aku sih suka sama covernya, kalau kalian gimana? Oh tapi, aku ada satu yang aku gak suka kalau dari segi cover. Untuk blurb, di cover bagian belakang, warnanya kontras bangettt!! Bikin sakit mata, tapi selebihnya udah oke sih.

Lalu untuk layoutnya, aku paling suka!!!

Jadi, setiap pergantian bab itu selalu ada illustrasi gitu. Kece banget deh, aku selalu suka kalau layoutnya di kasih begitu kwkwk, bikin semangat gitu bacanya ehehe. Kalian bisa lihat contohnya di bawah sini:

PSX_20180511_180812.jpg

Naahh, keren banget kan. Aku serius suka banget wkwkwk.

Oke, balik ke bukunya, untuk gaya penulisan juga aku udah suka. Udah sreg sih, jadi aku gak ada komentar apapun masalah gaya penulisan. Tapi ada beberapa yang, aku gatau ini typo atau memang begitu. Midi dress itu memang salah satu model dress atau typo dari mini dress? Cuma itu aja sih yang aku bingung, sisanya aku gak nemu typo dan sebagainya.

Dan aku mau kasih peringatan, ini genre-nya kan ROmance Dewasa, jadi tolong yang bijak ya membacanya. Untuk yang umurnya masih di bawah 17 tahun, jangan di baca dulu wkwkwk. Tunggu cukup umur aja ya ehehehe.

Overall, aku jatuh cinta sama novel ini! Aku gak sabar buat memeluk buku lain dari Bachelor Club Series!!! Apalagi my Marshall, aduh, paling gemes deh sama tingkahnya wkwkwk. Kalian yang belum baca buku ini, kalian wajib banget baca! Kalian bisa beli buku ini di toko buku online, atau langsung aja ke gramedia, pasti ada deh!

Untuk yang udah baca buku ini, kalian harus coba baca seri lainnya! Aku jamin kalian pasti suka!

Oh, dan untuk sekedar informasi, saat ini kak zee lagi dalam proses PO juga nih untuk buku yang berjudul “Intoxicating Love”. Nah, dulu itu judulnya Hot Duda, Cuma karena beberapa hal, judulnya diganti dan di terbitkan ulang dengan judul Intoxicationg Love itu.

Jangan sampai ketinggalan POnya!! Kalian bisa langsung pesan ke ig penulisnya loohh hehehehe.

Sampai bertemu lagi di review selanjutnya! Aku akan mereview Intoxicating Love juga nanti, jadi di tunggu yaaaa.

Babay!

“I wish I could explain how much I want her to be with me. I wish I could explain how deep my regretness is when I saw her walked away from me. I wish I could explain how pity I am, when I was looking at the mirror and kept thinking how I got to be so damn stupid to let her go- but I can’t explain.”

Review My Bastard Prince

Screenshot_2018-03-15-09-22-16-27

Judul: My Bastard Prince

Penulis: DAASA

Penerbit: Coconut Books

ISBN: 9786025508110

Cover: Paperback

Halaman: 568


Blurb:

When prince charming not easy to find as you thought….❞ 

MEET JAVIER LEONIDAS. The perfect billionare from Spain. Tampang, harta,keluarga terpandang, hingga tingkahnya yang sangat mudah membuatmu jatuh hati, menjadikan Javier sangat sempurna disebut Prince Charming masa kini. Kecuali bagi seorang wanita bernama Anggy Sandjaya. Orang yang sudah Javier proklamirkan sebagai wanita pembuat masalah sejak awal pertemuan mereka.

MEET ANGGY SANDJAYA. Paparazzi blasteran Indonesia. Hidupnya baik-baik saja hingga sebuah berita skandal Javier Leonidas dengan seorang putri Billionare terkenal diterbitkan mengatas namakan dirinya. Hal itu menjadi awal yang membuat Anggy harus berhadapan Prince Charming penuh pesona bernama Javier di dalam skandal yang Javier buat.

Tapi tunggu dulu, setelah Javier menjebaknya dalam SKANDAL itu… Mana mungkin Anggy bisa menganggap Javier sebagai Prince Charming seperti yang orang kebanyakan pikirkan?

Hell! Javier Leonidas tidak cocok sama sekali disebut Prince Charming, dia hanya seorang BASTARD yang beruntung terlahir bagaikan seorang Prince.

Yes, he is the BASTARD Prince!


👦: “Kurasa Cinderella pulang diantar kentang besarnya, bukan Pangeran.”
👧: “Ya Tuhan, Javier… Kau ini! Yang pertama, Jabear, itu bukan kentang, itu labu.
👦: “Sama-sama di tanam di tanah.” -page 80-


Well Halo!!

Kali ini aku mau bahas novel favoritku yaitu My Bastard Prince yang di tulis oleh Mommy Dy.

My Bastard Prince ini awalnya ada di Wattpad, lalu di terbitkan deh sama Coconut Books.

Sebelum kita mulai melangkah masuk ke dalam cerita, aku perkenalkan dulu ya tokoh-tokohnya:

👦 (Javier): Dia itu songong setengah mati, bastard kelewat batas, posesif dan protektif minta ampun 😅. Udah keliatan kan dari judulnya, My Bastard Prince, so yeah.. He IS Barstard. Tapi disitulah daya tariknya, bukan begitu, @javier.leonidas? 😏. Kalian pasti juga bakalan jatuh cinta deeh sama dia kalau kalian baca buku ini, seriusan loh 😆

👧 (Anggy): Nah, kalau Anggy, dia itu mandiri gitu, strong minded. Biasanya cewe kan menye-menye gitu yah kalau udah ketemu cowo yang udah tampan, kaya, dll. Tapi dia nggak, malah nantangin balik 😂 Apa ya istilahnya, Independent woman i guess. Iya gak? @anggy.sandjaya 😏

👱 (Alexandre): Kalau Javier aja bastard, orang ini malah lebih lebih lagi. Brengsek, kampret, kurang ajar, dan makian lainnya yang tidak bisa ku ungkapkan disini.

👨 (Clayton): Ayah impian sih kalau aku boleh bilang 😂

👴 (Opa Lucas): Dasar kakek-kakek ini. Udah tua masih aj Banyak tingkah wkwk. Tapi aku tetap sayang Opa Lucas kok 😙😏. Tapi emang yah, buah jatuh ga jauh dari pohonnya. Lucas nurun ke Kevin, Kevin nurun ke Javier. Jadi akal bulus si Javier ya asal muasalnya dari Opa Lucas juga 😂

🐶 (Venus): So kyutee! Pokoknya cuteness overload!


Nah itu dia tokoh-tokoh yang ada di novel My Bastard Prince. Sebenernya masih banyak banget, tapi kan gak mungkin aku sebut satu-satu disini hehehe. Itu aja udah keren-keren kan!

Jadi, novel ini menceritakan tentang Javier Leonidas yang merupakan CEO dari Leonidas Group yang bastardnya setengah mati sampe minta gampar #kabur wkwkwk. Dia itu mau balas dendam ke Anggy yang notabene adalah wartawan dengan cara membuat berita palsu tentang pertunagan mereka berdua.

Anggy, yang dasarnya udah cewek setrong, ga tinggal diem aja dong di begituin sama Papa Bear, jadi dia ikutan balas dendam wkwk. Dia malah bertingkah kayak tunagan Jabear beneran, sampe kenalan sama Mamanya Jabear! Astaga, itu lucu parah wkwk

Terlalu benci itu bisa jadi cinta loh. Siapa yang menyangka kalau Jabear malah jatuh hati sama Anggy? Tapi, benarkan Jabear beneran cinta sama Anggy? Atau malah itu cuma akal-akalan dia aja buat balas dendam ke Anggy?

Seriously, kisah Jabear sama Anggy itu udah kayak perjalanan mau naik gunung tau gak? Panjang, lama, dan berliku-liku wwkwkwk. Tapi kalau udah sampai di puncak? Beuh! Wordth it deh!

Alurnya udah keren dan gaya penulisannya aku suka. Ceritanya ngalir banget, ++ deh buat novel ini.

Buat kalian yang ragu buat baca novel ini, jangan ragu lagi! Ayo buruan beli terus baca. Kalian gak akan nyesel deh suer.


Buat aku pribadi, novel ini lumayan ringan. Bukan novelnya ya yang ringan, novelnya mah berat, orang tebel gitu wkwkwk. Ceritanya yang ringan ehehehe. Emang sih masalahnya ada banyak, tapi gak berat-berat amat gitu deh.

Lalu, untuk kalian yang masih ga bisa lepas dari Jabear, tenang aja. Intip aja lapak wattpad Mommy Dy, disitu ada Sequelnya yaitu She Owns The Devil Prince.

Dan karena cerita itulahh, aku sekarang lagi sebel sama Jabear jadi… yasudahlah wkwkwk

Pokoknya kalian harus baca seriusss!! Ini tuh bagus bangeetttt. Nanti kalian nyesel loh kalo ga baca kwkwkw #tebarracundulu

Okedeh

Sekian dulu yak

Bubay!

Sampe lupa kan wkwk

Nih, quotes buat kalian:

A real man can’t stand seeing his woman hurt.

He’s careful with his decision and actions,

so he never has to be responsible for her pain.

Review Limerence

Screenshot_2018-03-15-09-25-07-26.png

Judul: Limerence

Penulis: Yuli Pritania

Penerbit: Grasindo

ISBN: 9786023753130

Cover: Paperback

Halaman: 288


Blurb:

YOO YEON-SEOK
Aku menyukai wanita itu. Rambut bergelombang yang tergerai, bibirnya yang sensual, pinggang rampingnya, dan kakinya yang jenjang. Semuanya hanya masalah fisik. Kemudian suatu pagi aku terbangun disampingnya dan… aku menyukai sinar matahari di sekeliling kami, dan wajah lelapnya,
keberadaanya. Dan, bahkan kami tidak bercinta. Itulah masalahnya dengan wanita ini. Aku tidak menghabiskan waktu untuk menggodanya, tapi
untuk mengobrol dengannya. Masalahnya hanya satu: Aku tidak suka terikat pada satu wanita saja seumur hidupku.

LEE JUNG-JOO
Uh-oh, Pria seksi. Dan tampan. Dan kaya. Kelemahan terbesarku. Dan, bagian paling seksi darinya adalah keengganannya untuk menemui satu orang wanita lebih dari satu kali setelah mereka berkencan. Atau menghabiskan malam bersama. Atau bercinta. Mungkin sebaiknya dia berhati-hati sedikit dengan pesonanya. Bisa jadi aku kehilangan kendali dan menancapkan cakarku padanya. Itu, sungguh, sesuatu yang sangat berbahaya bagi seorang pria.


Yeeeey!!

Kali ini aku mau bhas salah satu novel dari Blood Type Series yang ke-2. Yang akan aku bahas ini novel karya Kak Yuli Pritania dan diterbitkan oleh Penerbit Grasindo.

Kalian pasti tau dong Blood Type series? Ini dulu juga booming banget loh, tapi sekarang sudah di gantikan dengan Lovession Series yang gak kalah keren.

Nah, jadi sebelum aku mau ulas sedikit tentang novel ini, aku mau memperkenalkan dulu para tokoh di novel ini ya:

👦 (Yeon Seok): Tinggi, tampan, kaya raya. Namanya juga ‘Cassanova’ sudah pasti ciri-cirinya seperti itu, bukan? Dia tidak pernah berpacaran, karena dia punya prinsip “Tidak akan mengencani seorang wanita lebih dari satu kali.”

👧 (Jung Joo): Tinggi, ramping, cantik, dan kaya raya juga. Dia juga blak-blakkan dan apa adanya, dan yang pasti ‘gila shopping’! Bayangkan!
Pengeluaran bulanannya untuk berbelanja itu 8 digit, kira-kira 20 juta tiap bulannya. Dia sendiri juga suka berganti-ganti pasangan.
Bedanya, kalau Yeon Seok berganti-ganti pasangan tanpa status -alias cuma jadi ‘teman kencan (if you know what I mean)’-, Jung Joo memacari pria-pria yang dikencaninya.

👩 (Mama Jung Joo): Berjiwa muda, energik, juga blak-blakkan. Dia bahkan ga ragu-ragu buat menggoda Yeon Seok yang notabene calon suami anaknya sendiri wkwkwk.

👨 (Papa Jung Joo): Sayang anak istri. Fix. Walaupun dia bukan ayah kandung Jung Joo, tapi dia rela di porotin anaknya sendiri karena nafsu belanja anaknya itu wkwkwk.


Itu dia para tokoh dan sedikit karakter dari tiap tokohnya.

Gimana menurut kalian, menarik kan? Coba deh bayangkan! Playgirl dijodohin sama Playboy. Mau jadi apa itu rumah tangga mereka? wkwkwkwk astagaaa!!!

Aku gak habis pikir deh wkwkwk.

Yang satu sukanya godain cewe, yang satu sukanya godain cowo. Lengkap sudah. wkwk

Tapi menurut kalian, apa bisa mereka bertahan dengan hubungan mereka tanpa cinta yang terlibat? Bisakah? Walaupun istilahnya, kalian udah tau jelek-jeleknya pasangan kalian, apa lantas kalian berubah tidak mencintai pasangan kalian? Atau malah makin cinta karena sudah tau kelemahan dan aib terbesar masing-masing?


Aku suka banget sama novel karya kak Yuli Pritania. Karna gaya penulisannya itu asik banget, khas banget. Bahkan karakter tokohnya itu udah khas banget deh. Beda aja dari yang lain.

Untuk novel karya kak Yuli sendiri, aku sudah punya 3. Dan.. tiga-tiganya itu keren dan gokil abis! Aku jamin kalian gak akan nyesel kalau baca novel ini.

Seneng, sedih, gemes, kesel, lengkap deh. Emosi kalian akan dipermainkan sat kalian baca novel ini!

Aku ada quotes untuk kalian nih:

There’s a story behind every person.

There’s a reason why they’re the way they are.

Think about that before you judge someone.

Review Jackson – Lia Indra Andriana

Screenshot_2018-03-15-09-23-09-14

Judul: Jackson

Penulis: Lia Indra Andriana

Penerbit: Penerbit Inari

ISBN: 9786026682130

Halaman: 374

Cover: Paperback


Blurb:

“Bisa dibilang lo ini dapet second chance buat ngulang SMA, kan?”

Jackson, penyanyi berumur 22 tahun itu harus kembali ke bangku SMA untuk menyelesaikan sekolahnya. Cowok ini juga harus tinggal bersama keluarga yang tidak ia kenal. Keluarga itu punya anak cewek berumur 17 tahun dan Jackson takut cewek itu adalah salah satu fans-nya.

Jackson bisa bernapas lega. Nana, si cewek itu bukan fans-nya. Sialnya, cewek itu malah mengikrarkan diri sebagai musuhnya.

Memangnya, kalo enggak kenal bisa jadi musuh, ya? Memangnya, gue salah apa?


Nahh, halo halo..

Kali ini aku mau mengulas novel Jackson karya kak Lia. Novel kak Lia kali ini diterbitkan oleh Penerbit Inari yang merupakan Imprint Penerbit Haru.

Novel Jackson ini mengkisahkan tentang kehidupan anak SMA di Indonesia, tepatnya di Surabaya sih. Jackson ini berkarier sebagai penyanyi, namun karena dia kalah taruhan sama Opanya, maka ia mau tak mau harus menjalani hukuman/ dare dari kakeknya itu untuk kembali bersekolah dan menyelesaikan masa SMAnya yang sempat terputus.

Jackson punya beberapa syarat yang dia ajukan ke Opanya itu, salah satunya adalah masalah keluarga.

Tapi Jackson sama sekali gak menyangka kalau ia akan berhadapan dengan hantu dari masa lalunya sendiri. Apalagi, di tambah sama penghuni rumah itu tiba-tiba aja ngibarin bendera perang sama dia setibanya ia di rumah sementaranya itu.


Aku pribadi suka sih sama novel ini. Biasanya aku itu gak terlalu tertarik sama novel yang tokohnya masih sekolah, tapi ini bener-bener bagus.

Jujur, yang bikin aku tertarik sama novel ini karena covernya dan boming banget waktu launching buku ini. IGku penuh sama #MenantiJackson wkwkwk. Tapi seiously, aku sama sekali ga nyesel merogoh kocek lumayan banyak buat beli novel ini ehehehe.

Untuk novel Jackson ini, menurutku udah keren banget. Gaya penulisan kak Lia emang udah ngena banget sih di hati. Aku suka.

Alur dan karakteristiknya juga udah bagus banget. Sangat realistis kalau aku boleh bilang.

Aku bisa bayangin gimana kalau aku Jackson yang literally gak tau apa-apa, tapi tiba-tiba dimusuhin sama orang tanpa sebab yang jelas.

Dan kisah ini membuatku terigat suatu quotes deh. Kira-kira bunyinya begini: “Kadang tidak mengetahui apapun itu lebih baik daripada mengetahui segalanya namun kemudian tersakiti.”

Menurut kalian gimana?

Aku punya satu quotes nih untuk kalian

Truth is like a surgery.

It hurts but cures.

Lie is like a pain killer.

It gives instant relief but has side effects forever.

Yuk, buat kalian yang ragu-ragu untuk beli novel Jackson ini, ga perlu ragu lagi!

Aku serius, novel ini keren banget dan kalian gak akan menyesal deh.

Bukunya sudah bisa kalian dapatkan di seluruh Gramedia yaa.

Selamat berburu dan selamat membaca!

Review Miss Irresistible Stylist

IMG_20180121_174759_312

Miss Irresistible Stylist, by: @yuli_pritania
Penerbit @grasindo_id
ISBN: 9786023759149


Blurb:

Im Yoon Hee
Fashion stylist yang berharap gambar-gambar pakaian di buku sketsanya bisa mewujud nyata. Di ulang tahunnya yang ke-27, dia berdoa agar diberi pria tamoan untuk dinikahi. Dia menemukannya, tapi kenapa pria itu harus CEO di kantor tempatnya bekerja? Kenapa harus pria misterius dengan wajah tidak masuk akal?

Lee Won
CEO ETHERAL, salah satu brand pakaian paling terkenal di Korea. Sukses, kaya, tampan, dan memiliki seorang anak perempuan berwajah malaikat. Dia tidak lagi menginginkan apa-apa. Bahkan tidak wanita. Namun, satu senyuman dan suara tawa wanita itu, lalu untuk pertama kalinya dalam lima tahun, dia meragukan keputusannya untuk melajang seumur hidup.


 

Review:

#IGBookReview “Eonni, kau yakin Yoon Hee akan bersikap normal jika dia sampai bertemu dengab Lee Won Taepyeonim nanti? Aku bisa mendeteksi kegilaan dari dalam dirinya. Nari bahkan harus mengusirnya karena dia tidak bisa berhenti meneteskan liur saat melihat Ji Chang Wook mampir untuk mengepas pakaian minggu kemarin.” -page19-

Jujur, dari halaman pertama aku baca novel ini aku udah ngakak parah. Mulai dari prolog udah lucu abis. Kepribadian Yoon Hee aku suka banget. Dia apa adanya, agak sedikit gila-bohong deng, banyak gilanya-, bebas berekspresi, dan yang paling penting, dia selalu tulus.

Lee Won sendiri, dia karakternya dingin, berjarak, yah kayak modelan CEO dingin gitu deh, tau lah ya😆. Tapi di sisi lain, dia sweet dengan caranya sendiri. Mungkin dia kaku, dia ga pandai berkata-kata, tapi dia bisa tunjukkin langsung lewat perbuatan. I mean, dia bikin Yoon Hee sebagai TOP PRIORITYNYA. Cewe mana yang ga seneng di gitu? Aku juga mau #eh 😏
.
“Aku tidak akan membiarkan hidupku dihancurkan seorang wanita sekali lagi.” -page 86-

Perjalanan kisah mereka? Aduh gila, bikin greget. Menarik banget. Lucu lucu nyelekit gimana gitu hehehe 😂

Lee Won takut mencoba karena masa lalunya, Yoon Hee malah ga punya pengalaman sama sekali sama cowo. Setiap mereka berdekatan, pasti Yoon Hee mendadak lumer kayak coklat leleh wkwk. Lucu parah, keren, worth it banget.
.
“Berikan semanya padaku, Yoon. Semuanya. Dan kau juga akan mendapatkan semuanya dariku.” -page 191-

Tapi untungnya, setelah kucing-kucingan beberapa lama, mereka mencoba berhubungan. Walaupun sempat berpisah, akhirnya mereka kembali lagi. Atau lebih tepatnya, akhirnya Lee Won menuruti kata hatinya. Jadi mereka bisa bersatu mwehehehehe. Cute couple, kalo aku boleh bilang.


Aahhh, my favorite 😍 Greget baca ini. Ketawa iya, sebel iya, nangis juga iya. Serius loh, aku nangis 😂. Gulingku harus jadi pelampiasan waktu aku sebel/ nangis. Mwehehehe. Maaf ya gulingku sayang, abis novelnya asik #eh 😆

Recommended banget deeh. Ini bagus 👍

P.s. novel favoriteku di blood type series juga karangannya @yuli_pritania loh 😂 judulnya ‘A Wo(man) Scent’
P.s.s. nanti aku bakal review itu juga. Aku bakal baca ulang blood type series😎

#bookreview #lovessionseries #missirresistiblestylist #irrc2018

Review Miss Complecated Designer

IMG_20180120_181018_268

Miss Complicated Designer, by: @citra.novy
Penerbit: @grasindo_id
ISBN: 9786024520335



Blurb:

Han Yeon Joo
Desainer gaun pengantin yang belum bisa melupakan seorang pria dari masa lalunya. Pria dengan bahu lebar 48 sentimeter. Bahu tempatnya berlindung dari kericuhan hidupnya, tempat bersembunyinya ketika dunia sedang tidak bersahabat, dan tempat beristirahat saat ia sudah merasa lelah. Kini, pria itu hadir lagi dalam hidupnya dan memaksanya untuk berkata, “Saat itu, saat pertama kali menemukanmu berdiri di hadapanku. Dengan bahu lebar yang tak sengaja kuusap, aku memutuskan untuk jatuh cinta dan tidak berniat melupakanmu.”
.
Park Jung Hoo
Ceo Calee Magazine yang belum bisa melupakan seorang wanita dari masa lalunya. Gadis yang tentu tidak bisa ia temukan dari sekumpulan gadis cantik model majalahnya, gadis dengan tinggi badan 165 sentimeter. Memudahkannya untuk mendekap saat gadis itu menangis, memudahkannya untuk mengecup kening saat gadis itu kesal, memudahkannya membisikkan gurauan saat gadis itu merajuk. Kini, gadis itu hadir lagi dalam hidupnya dan memaksanya untuk berkata, “Saat itu, saat pertama kali menemukanmu berdiri di hadapanku. Dengan tinggimu yang berada tepat di bawah daguku, aku memutuskan untuk jatuh cinta padamu.”


 

Review:

“Kau tetap menarik, sedangkan aku sedikit menyedihkan–kata orang-orang.” -page 48-

Pertemuan Yeon Joo dengan mantan kekasihnya bukanlah hal yang bisa ia hadapi dengan mudah. Dengan segala sepak terjang hidupnya, melepaskan pria itu ada salah satu hal tersulit yang ia lakukan.

Yeon Joo sama sekali tidak berharap akan bertemu kembali dengan pria itu, atau mungkin lebih tepat jika di katakan tidak siap. Hatinya selalu bergejolak setiap kali Jung Hoo ada di dekatnya.

Cerita ini berkisah tentang cinta masa lalu yang datang kembali, bahasa gaulnya sekarang CLBK (Cinta Lama Belum Kelar, bukan bersemi kembali wkwkwk). Jujur, aku suka banget sama novel ini!!! Aaaaaa.

I mean, ceritanya ngalir banget. Asik banget waktu baca, ga ngerasa aneh atau gimana. Penuturan ceritanya juga bagus, gampang di cermati. Alurnya juga jelas, ga berbelit kesana kemari. Konfliknya juga bagus, jelas akhirnya. Ga ada yang ngegantung.
.
“Dengan alasan tidak masuk akal yang membuat… ia benar-benar berantakan.” -page 88-

Aku suka karakter Jung Hoo yang sabar, pengertian, gentle, aduh, cowo idaman banget deh hehehe. Dia selalu berusaha buat bahagiaiin Yeon Joo, jaga Yeon Joo, pokoknya selalu jadiin Yeon Joo sebagai prioritas. Dia ga makan mentah-mentah semua ucapan yang Yeon Joo ucapin, karena dia yakin smua ada sebab, ada hal lain yang Yeon Joo belum bisa kasih tau dengan jujur. Pokoknya, idaman semua wanita wkwkwk.

Yeon Joo sendiri, dia tipikal cewe kuat. Walaupun banyak masalah dia ga ngeluh dan malah menguatkan diri sendiri sampai akhirnya dia bisa sukses dengan usahanya sendiri. Well, dia mungkin salah waktu ninggalin Jung Hoo dan malah nyakitin hati mereka berdua. Tapi aku sebagai cewe maklum aja sih, biasa kan wanita mah gitu #eh.
.
“Aku… merindukanmu. Sangat.” -page164-

Perjalan mereka berdua sampai akhirnya bisa bersatu lagi cukup menyenangkan. Aku rekomendasiin novel ini buat kalian yang suka romance. Ini bacaan ringan banget. Aku baca sampe ga kerasa loh, tau tau aja udah tamat 😭.
.
“Keluarkan! Jangan ditelan! Keluarkan, bodoh!” -page231-

Sumpah aku ngakak waktu part ini, aduh lucu 😂 Lengkap deh novel ini, feelnya dapet banget. Aku ketawa, marah, sebel, senang, dan nangis waktu baca novel ini. Uuugh

Laf laf deh pokoknya 💕

#lovessionseries #irrc2018

Review Miss Courageous Reporter

Miss Courageous Reporter, by: @byancasastra
Penerbit: @grasindo_id
ISBN: 9786024523794


 

Blurb:

Im Soo-Ae

Menjadi seorang reporter adalah impian Soo-Ae sejak kecil. Setelah kehilangan ayahnya di usia muda, ia tumbuh sebagai seorang gadis yang mandiri, tegar, dan pemberani. Tidak ada yang dapat merampas mimpinya sampai ia jatuh cinta pada laki-laki misterius di samping apartemennya, mengetahui rahasia tentang kematian sang ayah, dan dihadapi oleh keputusan untuk pergi atau tetap tinggal walaupun tersakiti.

Kwon Young-Ho

Hidup dalam persembunyian dan bayang-bayang sang ayah selama lima belas tahun membuat Young-Ho menyimpan banyak rahasia. Ia kembali ke Korea dengan harapan untuk menemukan ibu kandungnya walaupun harus melepaskan impian dan menjalani profesi sesuai kehendak sang ayah. Ia sudah berjanji untuk menutup diri. Namun, ia tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan jatuh cinta. Tidak menyangka bahwa keberadaannya hanya membuka rahasia lama yang menghancurkan segalanya.


 

Review:

“Kenapa Anda berharap banyak padaku? Ada Hoon-dong yang bisa diandalkan. Ia anak dari pernikahan Anda yang sah. Dan Anda tidak harus berpura-pura di depan publik.” -page 51-

Untuk tokoh dan karakter aku lumayan suka. Untuk karakter Young Ho sendiri, aku kagum. Masalahnya banyak, dia ga bisa hidup sesuai keinginannya, dia kehilangan orang tuanya, but yet, he’s strong. Dia ga nunjukkin kalau dia terluka. Dia kuat, and dia ga lari dari masalah.

Berkebalikan sama Soo Ae, aku ga terlalu suka karakternya. Tipikal sekali, selalu kabur dari masalah. Malu dikit, dia kabur-kaburan bisa sampai lama banget. Ada masalah, dia selalu melarikan diri. And guess what? Melarikan diri ga menyelesaikan masalah.
.
“Kau takut anjing, takut hantu, dan takut padaku. Pasti sulit hidup seperti itu ya?” -page 61-

Kelanjutan hubungan mereka menarik sih. Sifat Soo Ae yang kurang aku suka, justru itu yang bikin gregetan. Young Ho selalu ok, Soo Ae selalu kabur. Cukup menghibur sebenarnya.
.
“Ya. Aku menyukai Soo Ae.” -page 164-

Tapi setelah gregetan beberapa lama, aku ga kecewa karena akhirnya mereka bisa jujur sama perasaan mereka masing-masing.
Tapi sayang, kebahagiaan mereka ga berlangsung lama karena rahasia rahasia lama akhirnya terungkap, menyisakan rasa sakit dan benci.

Soo Ae, seperti yang bisa di tebak, ia lari dari masalah. Ia putus dengan Young Ho, pergi dari apartemen, dan resign dari tempat kerja. Young Ho sendiri harus pergi ke luar negeri karena keadaan yang mendesak.

Tapi untungnya, mereka di pertemukan kembali di Australia.
.
“Steal my heart and hold my tongue.
I feel my time, my time has come.
Let me in, unlock the door.
I’ve never felt this way before.” -page 224-

Untuk novel ini, aku kasih rate 3.5/5. Ceritanya cukup menarik, cocok banget buat jadi bacaan ringan.

Secara keseluruhan aku suka. Cara penyampaiannya juga oke, aku sama sekali ga kesulitan nangkep isi ceritanya. Alurnya jelas dan ga ada masalah yang gantung pada akhirnya.

Ini bukan karya kak @byancasastra pertama yang aku baca. Tapi ini seri Lovession pertama yang aku baca, next aku bakal baca Miss Complecated Designer.

#bookreview #misscourageousreporter #lovessionseries #irrc2018

My Protective Mr. Arrogant // Part 5 – Decision

Part 5

Decision

Mata Adriana membelalak, ia menatap William dan villa dihadapannya secara bergantian dengan mulut menganga lebar.

Mendapati reaksi Adriana yang terpukau seperti itu membuat William senang bukan main. Pria itu dengan segenap tenaga berusaha untuk menekan wajahnya sendiri agar tidak tersenyun, dan malah menghasilkan sebuah seringai menyebalkan-menurut Adriana.

“Ayo masuk,” ajaknya kemudian.

Pria itu meletakkan tangannya di belakang punggung Adriana, dan menuntunnya untuk masuk ke dalam villa tersebut.

Sesaat Adriana menginjakkan kakinya di dalam villa tersebut, gadis itu kembali berdecak kagum. Villa yang dari luar memang terlihat menakjubkan itu membuatnya semakin menyukainya.

Tanpa mempedulikan William, Adriana berjalan sendiri tanpa di komando. Ia menyusuri setiap sudut rumah itu dengan William yang tetap setia mengikutinya dari belakang tanpa banyak bicara.

“Dari mana kau tau ada villa seperti ini?” Tanya Adriana, membuka percakapan.

“Ini milikku,” jawab William singkat.

Adriana mendengus, sebenarnya ia ingin membantah lagi, tapi ia mengurungkan niatnya itu mengingat kalau hal itu bukan urusannya sama sekali.

“Apa semua wanitamu kau bawa kesini?” Tanya gadis itu lagi.

“Tidak.”

Tidak perlu seketus itu juga kali! Pria menyebalkan!

“Akan kutunjukkan kamar kita, ayo.”

Tanpa menunggu reaksi Adriana, William berjalan menjauh dengan tubuh tegang. Adriana melengos melihat hal tersebut. “Apa-apaan sih pria itu? Aneh sekali!”

Walaupun sambil menggerutu, Adriana tetap mengikuti William dari belakang pria itu.

Baru beberapa detik ia berjalan, ia kemudian berhenti mendadak dan melotot. “Tunggu dulu! Apa yang kau maksud dengan kamar kita?! Kau gila ya? Ingin mati?!”

William terus berjalan naik ke lantai dua tanpa mempedulikan Adriana yang berteriak-teriak di belakangnya. Dalam hati ia tertawa karena reaksi gadis itu sangatlah lambat.

Dasar bodoh, William membatin.

“Cepatlah!” William berseru agak keras saat ia merasa Adriana masih belum mengikutinya kembali.

“Brengsek!”

Sumpah serapah yang keluar dari mulut Adriana entah kenapa malah membuat William bergairah. Pria itu mendengus, mencoba mengabaikan tubuhnya yang memanas secara mendadak. Terlebih saat ini gadis yang merupakan penyebab gairahnya tersulut itu sedang berjalan di sampingnya.

Tapi tunggu dulu, gadis?

William tertawa dalam hati. Tentu saja bukan gadis lagi, karena Adriana sudah tidak perawan, and well, he’s the one who took that from her.

Tanpa sadar, mereka sudah berada di depan pintu kamar. Dengan baik hati William membukakan pintu dan mempersilhkan Adriana untuk masuk.

Lagi-lagi kamar dengan aksen putih-abu menyapa mata mereka

Lagi-lagi kamar dengan aksen putih-abu menyapa mata mereka. Membuat Adriana kembali berdecak kagum.

Dengan langkah cepat, Adriana berjalan menuju jendela yang menghadap langsung ke arah pantai. Ia kemudian melihat pemandangan indah yang tersaji di depan matanya.

How beautiful.”

William mendekat.

Pria itu melingkarkan kedua tangannya di sekitar perut Adriana,kemudian menenggelamkan wajahnya di ceruk leher wanita itu.

Adriana membeku. Tubuhnya mendadak kaku mendapati perlakuan William yang menurutnya kurang ajar.

“Lepaskan!”

Bukannya melepaskan rengkuhannya, pria itu malah mempereratnya. “Tidak,” tolak William tegas.

Adriana melenguh.

Karena terkejut, ia sontak menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. William menyeringai dalam aktivitasnya. Jadi, William tiba-tiba saja mengecup dan menggigit leher Adriana, itulah yang membuat wanita itu melenguh.

Adriana memejamkan matanya. Tanganya terkulai lemas di samping kanan kiri tubuhnya. Bibirnya terus ia gigit, mencegah suara-suara tak pantas meluncur keluar dari mulutnya.

“Hen-hentikan,”

Adriana mengerang. Tubuhnya semakin melemas karena William tak kunjung menyudahi aktifitas tidak senonohnya.

Dengan gencar, William terus mengecup dan menggigit kecil ceruk leher Adriana, membuat leher yang tadinya mulus menjadi dihiasi banyak bekas-bekas kepemilikannya.

Adriana menghela nafas lega setelah pria itu berhenti mengerjai leher sucinya.

William menggeram. Hasratnya sudah tidak mampu ia bendung, ia bisa merasakan kalau selatan tubuhnya sudah bangkit sepenuhnya.

Pria itu kemudian menggertakan giginya, ia kemudian melepaskan pelukannya dari Adriana dan beralih ke kamar mandi. “Aku akan mandi dulu,” ujarnya kaku.

Adriana hanya mengangguk. Pipi wanita itu memerah dan jantungnya terus berpacu kencang. Bukannya ia tidak tau kalau William sudah tersulut gairahnya, ia bisa merasakan dengan jelas kekerasan tubuh William saat pria itu memeluknya tadi. Tapi ia jelas tidak siap, walaupun ia tau apa yang pria itu inginkan, ia tidak bisa memberikannya. Ia hanya.. tidak siap.

Setelah kepergian William, Adriana merenung. Apa yang ia lakukan ini benar? Ikut ke sini bersama William? Apa itu hal yang benar untuk ia lakukan? Apa tidak masalah seperti ini?

Tapi kalau di pikir-pikir. Ini sedikit konyol. Mereka baru saling mengenal tidak lebih dari satu bulan. Lebih tepatnya baru satu minggu. Tapi mereka sudah melakukan hubungan seksual yang selama ini ia hindari. Dan lihatlah sekarang, ia sedang berlibur dengan pria itu di Hawaii, berdua, di pantai pribadi yang tidak berpenghuni.

Adakah yang lebih aneh dari ini? Oh, dan jangan lupa, pria sialan itu juga memberikannya sebuah perjanjian dimana ia harus mau berpura-pura menjadi kekasihnya.

Apa-apaan itu? Adriana mendesah, hidupnya sudah cukup aneh, sudah cukup sulit, kenapa Tuhan malah memberikan kesulitan lainnya dengan menghadirkan pria brengsek itu di hidupnya?

Terkadang ia merasa, hidup benar-benar tidak adil.

Ibunya kabur dengan lelaki lain saat ia masih balita, membuat ayahnya depresi dan berubah membencinya. Lelaki yang tidak bisa ia sebut ayah itu berkali-kali mencoba membunuhnya. Ia juga berkali-kali di pukul dan di cambuk jika pria itu tersulut emosi. Ia bahkan pernah hampir di perkosa oleh ayahnya sendiri. Bayangkan itu, ia tidak butuh tambahan masalah untuk hidupnya.

Ayahnya memang sudah di penjara, namun entah bagaimana, pria itu bisa kabur dua tahun yang lalu dan selama itu pulalah, ia tidak bisa menjalani hidupnya dengan tenang. Ia selalu takut jikalau pria itu tiba-tiba menampakkan dirinya dan mencoba membunuhnya lagi.

Memikirkan hal itu, ia menjadi teringat dengan sms yang pernah ia terima beberapa hari yang lalu. Ia takut dan cemas. Bagaimana bisa pria itu mendapatkan nomor teleponnya? Ia benar-benar tidak tahu.

“Hei.”

Adriana meloncat karena kaget. Jantungnya terasa seperti mereka akan meloncat keluar dari dalam dadanya.

“Jangan mengagetkanku!” Bentaknya kemudian.

William mengangkat sebelah alisnya bingung. “Aku tidak mengagetkanmu. Ak sudah memanggilmu berkali-kali. Kau saja yang melamun. Apa sih yang kau pikirkan?”

Adriana memalingkan wajahnya, “Bukan urusanmu.” Jawabnya ketus.

Hell yeah, itu urusanku. Kau tidak mau menjawab? Well, let me guess, is it about your father?

William menyeringai, sedangkan Adriana menatapnya tidak percaya. “You don’t know anything!” Pekik Adriana marah.

Tangannya mengepal di samping tubuhnya, dan matanya berapi-api karena marah. “Aku sudah mengatakan padamu, aku mencari data tentangmu, dan itu termasuk masa lalumu juga orang tuamu. Aku bahkan tau kalau kau memiliki seorang teman yang tinggal di Italia.” Ucap William lagi.

Mata Adriana membelalak. Ia mundur perlahan, tiba-tiba merasa takut pada pria itu.

“Aku-“

“Sejak awal, aku sudah tau hal ini. Karena itu aku memasukkan poin penting tentang keamananmu di perjanjian yang kuberikan padamu.” Ucapnya lagi.

Adriana diam, ia merasa enggan merespon pria itu.

“Kita bisa saling menguntungkan, Adriana. Tanda tanganilah perjanjian itu. Maka kau akan aman, dan aku akan mendapatkan apa yang aku mau, yaitu dirimu. Tidak buruk bukan? Ini perjanjian yang menguntungkan kedua belah pihak.” Lanjutnya lagi.

Adriana tetap mempertahankan kediamannya sambil terus memikirkan perkataan William.

Setelah beberapa saat terdiam, akhirnya ia membuka suara. “Bagaimana dengan kebutuhan seksualmu? Maksudku, selama kita menjalin hubungan, maksudku perjanjian itu, bukankah kau tidak bisa um…”

“Bercinta? Aku bisa melakukannya denganmu.” Jawab William santai. “Itupun kalau kau bersedia,” tambahnya cepat.

“Aku tidak mungkin bersedia.”

“Tidak, kau akan bersedia. Bahkan, kau yang akan memintanya padaku.” William menyeringai.

“Itu tidak mungkin!” Ujarnya marah.

Well, lihat saja nanti. Jadi bagaimana? Kau bersedia?” Adriana cemberut, ia merasa dilema. Kepalanya pusing, dan ia butuh mandi saat ini juga.

“Aku akan memikirkannya. Minggir. Aku mau mandi.”

“Mau ku temani?”

“Jangan harap! Asshole!


Adriana merengut. Keheningan kamarnya sama sekali tidak membantu mengurangi rasa galaunya. Sebenarnya, bukan mengurangi, suasana kamarnya yang temaram itu malah memperburuk suasana hatinya.

Ia kemudian menghela napasnya dengan berat.

Apa sih tujuan pria itu sebenarnya? Aku yakin alasan yang dia berikan tidak sepenuhnya benar. Memilikiku? Yang benar saja! Aku tidak sebodoh itu untuk mempercayainya.

But.. He’s not that bad i guess.

Geezzz, apa sih yang sebenarnya ku pikirkan! Adriana, sadarlah! Dia itu pria buaya yang dengan sialnya di pertemukan denganmu.

Adriana kemudian memandang map perjanjiannya yang tadi di berikan ‘lagi’ oleh William.

Dengan tidak yakin, ia kembali membaca ulang perjanjian itu. Satu persatu kata ia baca, kemudian ia resapi. Gadis itu kemudian terdiam, lalu menyeringai.

“Mwehehehehe. Mati kau buaya jelek.” Kikiknya senang.

“Siapa buaya jelek?” Tanya William dari depan pintu yang terbuka. “Sejak kapan kau di situ?!” Teriak Adriana histeris.

Mati aku, pasti dia mendengarku!

William mengernyit.

“Hentikan.” Ujarnya tiba-tiba. Adriana menegang, “Hen-hentikan a-pa?” Tanyanya tersendat.

“Menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan lain. Itu menyebalkan, kau tau?”

Adriana melongo. Dalam hati ia menyesal karena sudah khawatir pria itu tau apa yang ia pikirkan.

“Kau yang menyebalkan. Pergi sana! Keluar dari kamarku!” Bentak Adriana ,mendadak merasa kesal.

Gadis itu kemudian bangkit berdiri dengan kaki menghentak, berjalan ke arah William dengan kesal, lalu mendorong pria itu lebih jauh dari pintu kamarnya, kemudian…

Brak!!!

Ia nenutup pintu itu dengan kekesalan yang tak terbendung. Di luar, William terpaku. Ia merasa takjub dengan perlakuan Adriana.

Pria itu kemudian tertawa. “Menarik. Sangat menarik.”

“Aaaaaaarrrrggghhhhhh!!!!! COWO BRENGSEEEKK!!!! AWAS KAU!!!” Teriak Adriana dari dalam kamar, otomatis membuat William memperbesar tawanya.

Setelah dirasa kalau William sudah pergi dari depan kamarnya, Adriana kembali duduk di tempat tidurnya. Masih dengan keadaan kesal, gadis itu menatap map perjanjiannya lagi.

“Ini semua gara-gara kau!” Tuding gadis itu.

Hening

“Aaaahhhh!! Lelaki itu benar-benar! Menyebalkan sekali!!!” Geramnya lagi.

Tangannya mengambil map perjanjian itu, meremas-remas map tersebut sampai tak terbentuk, sambil giginya bergemeletuk menahan emosi.

“Awas saja!!”

Adriana mengambil napas dalam-dalam lalu menghembuskannya secara perlahan, mencoba menenangkan dirinya sendiri.

“Nah, jadi apa yang harus kulakukan padamu?” Ia bergumam sambil menatap map perjanjiannya yang sudah tidak berbentuk.


William menyesap kopinya dengan hikmat. Suara jangkrik dan debur ombak menemani malamnya yang sepi. Di hadapannya, macbook masih menyala dengan terang.

Ting!

William menoleh saat ada suara email masuk dari macbooknya. Dengan santai ia membuka email tersebut, membacanya perlahan, lalu menyeringai.

Matanya berkilat-kilat di tengah gelapnya malam. Jemarinya kemudian berpindah dari cangkir kopi menuju keyboard dan mengetikkan jawabannya.

“Will.”

Merasa terpanggil, William menolehkan kepalanya dan mendapati Adriana berdiri sambil bersandar di pintu kaca.

What was that?” William bertanya.

Adriana bingung, “what do you mean?

That thing you called me just now.

What?”

“That Will thing.”

“What’s wrong with that?

Oke, sekarang Adriana bingung. Memangnya ada yg salah dengan panggilannya? Apa yg salah dengan panggilan Will? That’s cute though.

“Sejak kapan kau memanggilku seperti itu?” Akhirnya William membuka suara setelah beberapa lama terdiam. “Well, that’s sounds weird. But, i like it

Well, aku kesini bukan untuk mendiskusikan nama panggilanmu.” Ujar Adriana tidak peduli.

William memiringkan kepalanya, kemudian tersenyum miring. “Nah jadi, untuk apa kau kesini? Merindukanku?”

Adriana memutar matanya, “Yang benar saja. Jangan bercanda.” William terkekeh, “Yah, hanya mencoba peruntunganku.”

Adriana tersenyum geli mendengar jawaban William. “Sayangnya kau tidak beruntung,” ia menggoda.

“Sepertinya begitu. Nah jadi, kenapa kau kesini kalau tidak merindukanku?” Tanya pria itu lagi.

ADRIANA POV

“Nah jadi, kenapa kau kesini kalau tidak merindukanku?”

Aku menggigit bibir bawahku. “A-aku…”

“Berhenti menggigit bibirmu, Adriana. Jika kau tidak berhenti melakukannya, kita tidak akan tidur malam ini.”

Aku terkesiap. Matanya menyala-nyala penuh gairah. Sial, bukan ini maksudku kemari.

Aku berdehem. “Aku sudah memiliki jawaban.” Kataku cepat. Aku mengulurkan map perjanjianku padanya, dan dia hanya melihat map tersebut dengan alis berkerut.

“Dan kenapa kertas ini seolah-olah telah terjebak badai?” Ia menyeringai. Kurang ajar. Mukaku terasa terbakar, pria itu memang sialan.

“Kau bisa melihat jawabanku di sana.”

Well, aku sama sekali tidak berniat menanggapi sindirannya tadi “Cepatlah, ambil ini. Tanganku pegal.”

Nah akhirnya, ku goyang-goyangkan tanganku karena pegal. Kenapa sih, pria itu selalu membuatku kesal? Menyebalkan sekali.

Aku memerhatikannya saat ia memandangi map yang kuberikan. Ia beberapa kali menatap map di tanhannya dan aku secara bergantian. Tatatapan matanya sungguh tidak terbaca, dan raut wajahnya berubah serius. Entah aku harus khawatir atau senang dengan hal ini.

“Baiklah, mari kita lihat jawabanmu.”

Aku meneguk salivaku dengan susah payah, kemudian memejamkan mataku. Baiklah, tidak ada jalan mundur. Tenanglah Adriana. Tenanglah, semua akan baik-baik saja. Oke, kau akan baik-baik saja. Tenanglah.

Hening

Kenapa hening sekali? Siapapun, tolong berbicaralah.

“Baiklah, apa maksudnya ini Adriana?” Sial sial sial. Aku sungguh sial. Baiklah Adriana, toh kau sudah basah, menjeburkan diri saja sekalian.

Well, seperti yang kau lihat disitu. Itulah yang kumaksud.”

William menggeram. Sial, lelaki itu menggeram bukanlah pertanda yang bagus. “Apa kau mencoba mengatakan kepadaku kalau kau menolak perjanjian ini? Menolakku?”

Baiklah, kupikir aku tidak akan kembali dari sini hidup-hidup. Tuhan tolong aku. “Baguslah kalau kau mengerti, jadi aku tidak perlu repot-repot menjelaskan.” Jawabku pura-pura acuh.

Pria itu menggeram lagi. Shit. Apa aku membuatnya marah? “Well well well. sayangnya, kau harus menjelaskannya padaku.”

Aku mematung. Sejak kapan ia berada di hadapanku. Aku mengangkat kepalaku, menatapnya tepat di kedua belah matanya yang berkilat-kilat berbahaya.

Matanya berwarna hitam pekat, sangat berbahaya namun sexy. Apa dia selalu se-sexy ini?

Aku terkesiap. Sial. Apa sih yang kupikirkan? “Aku benar-benar ingin tau apa yang sedang kau pikirkan di kepala cantikmu itu, Adriana. Tapi sekarang, aku mau kau menjelaskan padaku semuanya.”

“Ku-kupikir itu sudah cukup jelas. Aku tidak merasa perlu menjelaskan apapun lagi.”

“Oh yeah, kau sangat perlu. Mari, kita masuk kedalam. Kau akan menjelaskannya padaku segalanya di kamar.”

Tunggu dulu, kamar? Serangan panik tiba-tiba saja melandaku. What the fuck?!

“Aku.tidak.akan.menjelaskan.apapun.di.kamar.atau.dimanapun.dan.kapanpun.tidak.sekarang.tidak.nanti.” aku mendesis.

Pria ini! Aku tidak akan membiarkannya berbuat seenaknya lagi!

“Kau tentu akan menjelaskan seluruhnya padaku. Di kamarku. Di bawah tubuhku.” Aku membelalak. Apa-apaan pria ini?

“Aku tidak akan berada di bawah tubuhmu! Kau tidak boleh memaksaku!” Aku berteriak kesal.

“Aaaaaaaaaa!!!!!! Turunkan aku!!!! Sialan!!!! Brengsek!!!! Asshole!!!!! FUCK YOU!!!” Jeritku histeris. Tiba-tiba saja ia menggendongku di pundaknya seakan aku karung beras. Aku akan menghajarnya! Brengsek!

Plakk!!

WHAT THE FUCK!!!

Apa dia.. Apa dia baru saja.. MEMUKUL PANTATKU?!

“KAU GILA?! MAU MATI?! TURUNKAN AKU SIALAN! I HATE YOU!!!”

“I love you too baby. Sekarang diamlah, kau membuatku pusing.”

“What the fuck! Aku tidak bilang i lo- shit. Kau bajingan! Brengsek!” Aku menjerit dan menendang-nendang udara. Aku tidak peduli jika itu mengganggunya! Dia pantas mendapatkannya!

Aku tersentak saat ia melemparku ke kasur. Kurang ajar! “Kau tidak boleh memaksaku!!!” Aku menjerit, kemudian terengah-engah karena emosi.

“Tidak, aku tidak akan memaksamu. Kau akan memohon dengan sendirinya.”

Sial. Apa yang sudah kulakukan.

TBC