Review Jackson – Lia Indra Andriana

Screenshot_2018-03-15-09-23-09-14

Judul: Jackson

Penulis: Lia Indra Andriana

Penerbit: Penerbit Inari

ISBN: 9786026682130

Halaman: 374

Cover: Paperback


Blurb:

“Bisa dibilang lo ini dapet second chance buat ngulang SMA, kan?”

Jackson, penyanyi berumur 22 tahun itu harus kembali ke bangku SMA untuk menyelesaikan sekolahnya. Cowok ini juga harus tinggal bersama keluarga yang tidak ia kenal. Keluarga itu punya anak cewek berumur 17 tahun dan Jackson takut cewek itu adalah salah satu fans-nya.

Jackson bisa bernapas lega. Nana, si cewek itu bukan fans-nya. Sialnya, cewek itu malah mengikrarkan diri sebagai musuhnya.

Memangnya, kalo enggak kenal bisa jadi musuh, ya? Memangnya, gue salah apa?


Nahh, halo halo..

Kali ini aku mau mengulas novel Jackson karya kak Lia. Novel kak Lia kali ini diterbitkan oleh Penerbit Inari yang merupakan Imprint Penerbit Haru.

Novel Jackson ini mengkisahkan tentang kehidupan anak SMA di Indonesia, tepatnya di Surabaya sih. Jackson ini berkarier sebagai penyanyi, namun karena dia kalah taruhan sama Opanya, maka ia mau tak mau harus menjalani hukuman/ dare dari kakeknya itu untuk kembali bersekolah dan menyelesaikan masa SMAnya yang sempat terputus.

Jackson punya beberapa syarat yang dia ajukan ke Opanya itu, salah satunya adalah masalah keluarga.

Tapi Jackson sama sekali gak menyangka kalau ia akan berhadapan dengan hantu dari masa lalunya sendiri. Apalagi, di tambah sama penghuni rumah itu tiba-tiba aja ngibarin bendera perang sama dia setibanya ia di rumah sementaranya itu.


Aku pribadi suka sih sama novel ini. Biasanya aku itu gak terlalu tertarik sama novel yang tokohnya masih sekolah, tapi ini bener-bener bagus.

Jujur, yang bikin aku tertarik sama novel ini karena covernya dan boming banget waktu launching buku ini. IGku penuh sama #MenantiJackson wkwkwk. Tapi seiously, aku sama sekali ga nyesel merogoh kocek lumayan banyak buat beli novel ini ehehehe.

Untuk novel Jackson ini, menurutku udah keren banget. Gaya penulisan kak Lia emang udah ngena banget sih di hati. Aku suka.

Alur dan karakteristiknya juga udah bagus banget. Sangat realistis kalau aku boleh bilang.

Aku bisa bayangin gimana kalau aku Jackson yang literally gak tau apa-apa, tapi tiba-tiba dimusuhin sama orang tanpa sebab yang jelas.

Dan kisah ini membuatku terigat suatu quotes deh. Kira-kira bunyinya begini: “Kadang tidak mengetahui apapun itu lebih baik daripada mengetahui segalanya namun kemudian tersakiti.”

Menurut kalian gimana?

Aku punya satu quotes nih untuk kalian

Truth is like a surgery.

It hurts but cures.

Lie is like a pain killer.

It gives instant relief but has side effects forever.

Yuk, buat kalian yang ragu-ragu untuk beli novel Jackson ini, ga perlu ragu lagi!

Aku serius, novel ini keren banget dan kalian gak akan menyesal deh.

Bukunya sudah bisa kalian dapatkan di seluruh Gramedia yaa.

Selamat berburu dan selamat membaca!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s